blank

CERTIFICATE OF COMPOSTABLE

Setelah menunggu lebih dari satu tahun, kami dengan senang hati menerima sertifikat ini. Apa arti sertifikat ini?

Artinya kemasan berbahan dasar rumput laut Biopac terbuat dari bahan yang dapat dibuat kompos. Pengujian dan evaluasi menyeluruh dilakukan oleh Laboratorium BAW Prüflabor TÜV Rheinland Alboinstr. 56 12103 Berlin, JERMAN. Kami menggarisbawahi pentingnya pengujian ini:

  1. Logam berat dan senyawa beracun. Uji dilakukan menggunakan ICP-OES sesuai dengan DIN EN ISO 11885 dan ICP-MS sesuai dengan DIN EN ISO 17294-2. Peralatan uji yang canggih ini diperlukan untuk menghasilkan analisis data yang tepat dan akurat, yang akan dibandingkan dengan beberapa standar internasional, yaitu EN13432, AS4736/AS5810, ASTM D6400, dan regulasi yang berlaku spesifik di China dan Jepang.

Mengapa analisis ini penting? Sebelum produk digunakan secara masif sebagai kemasan secara global, kita harus memastikan bahwa tidak ada bahaya kimia terhadap lingkungan dan ekosistem.  

  1. Kematangan kompos, profil suhu, kandungan oksigen dan pH. Data menunjukkan bahwa suhu maksimum dalam 72 jam adalah 22,8-23,1 oC, oksigen adalah 20-23%, dan pH tidak pernah turun sampai kurang dari 5.00 selama pengujian. Setelah 12 minggu proses pengomposan, nilai Rottegrad Biopac adalah V. Rottegrad adalah parameter untuk mengukur kematangan kompos dan nilai V adalah nilai tertinggi yang dapat dicapai.

Mengapa analisis ini penting? Sebelum produk digunakan secara masif sebagai kemasan secara global, kita harus memastikan bahwa jika Biopac dibuang ke tanah, keberadaan Biopac tidak akan menimbulkan efek buruk pada tanah dan mikroba tanah, seperti mengurangi oksigen, meningkatkan suhu tanah dan meningkatkan keasaman tanah.

  1. Pengujian ekotoksisitas tanaman menurut OECD 208:2006. Tes dilakukan di ISEGA Forschungs- und Untersuchungs-Gesellschaft mbH Aschaffenburg, Zeppelinstraße 3-5, 63741 Aschaffenburg, JERMAN. Pengujian dilakukan pada tanah standar EE0 dengan menggunakan gandum (Triticum aestivum) yang mewakili tanaman monokotil dan kacang hijau (Vigna radiata) yang mewakili tanaman dikotil. Pengujian menyeluruh dilakukan untuk mengukur laju perkecambahan, persentase pembibitan yang sehat, dan laju kelangsungan hidup benih yang berkecambah. Hasilnya menunjukkan bahwa Biopac tidak memiliki risiko terhadap pertumbuhan tanaman, termasuk klorosis, nekrosis, layu, deformasi daun dan batang. Terlebih lagi, kehadiran Biopac meningkatkan laju perkecambahan kedua tanaman yang diuji dibandingkan kompos komersial.

Mengapa analisis ini penting? Sebelum produk digunakan secara masif sebagai kemasan secara global, kita harus memastikan bahwa jika Biopac aman untuk tanaman.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *