“Plastik Ramah Lingkungan” Tidak Menyelesaikan Masalah Plastik

Foto: nationalgeographic.grid.id

Lebih dari 100 juta ton sampah plastik mencemari tanah, sungai, dan lautan selama berabad-abad. Polusi menjadi lebih buruk dengan solusi yang tidak bisa menyelesaikan masalah. Solusi pengganti plastik tersebut sebagai berikut:

  1. Plastik Biobased: Plastik ini terbuat dari biomassa (jagung, tepung kentang, bubur kayu, atau tebu). Namun tidak berarti ramah lingkungan karena sistem pengolahannya membuat struktur biomassa tidak lagi alami. Bahkan, dengan kandungan biomassa minimal 20% saja, suatu plastik sudah dapat dikatakan Biobased.
  2. Plastik Biodegradable: Plastik ini dirancang untuk terurai menjadi CO2, air, dan biomassa oleh mikroorganisme. Namun banyak plastic golongan ini yang hanya bisa terurai pada kondisi lingkungan tertentu, misalnya suhu harus >50°C. Plastik ini juga membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun untuk dapat terurai, jauh lebih lambat dibandingkan dengan kecepatan pembuangannya.
  3. Plastik Oxo(bio)degradable: Plastik ini mengandung turunan minyak bumi konvensional yang mengandung aditif (pro-oksidan), sehingga terdintegrasi, yang sebelumnya disalahtafsirkan sebagai terbiodegradasi, menjadi mikroplastik.
  4. Plastik yang Dapat Dikomposkan secara Industri: Plastik ini dirancang agar terurai di lingkungan tertentu (kadar air, suhu, kadar oksigen, dan keasaman dikontrol dengan ketat). Plastik ini dibuat sesuai dengan standar Eropa EN 13432, namun kondisi tersebut tidak mewakili situasi pembuangan yang sebenarnya seperti pembuangan sampah dan lautan.
  5. Plastik yang Dapat Dikomposkan di Rumah: Plastik ini terurai dalam sistem pengomposan rumah tangga seperti di taman, namun beberapa diantaranya hanya bisa terurai pada kondisi laboratorium, misalnya diaduk secara teratur, ditambah air, suhu dan kelembaban udara yang terkontrol.

Oleh karena itu, kita harus memulai gaya hidup berkelanjutan dengan menggunakan kemasan guna ulang atau kemasan yang benar-benar dapat dikomposkan, jika diperlukan kemasan sekali pakai. Dan Biopac adalah solusi untuk kemasan sekali pakai karena benar-benar dapat dikomposkan. 

Sumber: www.qqf.fr
https://www.greenpeace.org/indonesia/cerita/3541/kenapa-kantong-plastik-biodegradable-bukan-solusi/
https://www.viva.co.id/digital/digilife/1144547-sudah-dikubur-3-tahun-plastik-biodegradable-tetap-tak-terurai

Menu