Dampak Mikroplastik Terhadap Zooplankton dan Ekosistem Laut

Foto: blogs.ifas.ufl.edu / Pinterest

Mikroplastik adalah partikel kecil dari plastik, yang terdegradasi karena sinar matahari, radiasi panas, oksidasi, dan biofilm dari sinar matahari yang menyebabkan ukurannya menjadi lebih kecil. Proses degradasi ini terjadi lebih cepat di laut karena ukurannya yang kecil, dan akan mudah masuk ke dalam organisme laut, salah satunya adalah zooplankton. Mikroplastik bisa masuk secara tidak langsung karena zooplankton mencari makanan dengan sistem filter-feeding atau menyaring makanan di dekatnya.
Zooplankton memiliki peran penting dalam ekosistem laut karena sebagai makanan bagi biota laut kecil seperti udang dan ikan kecil. Jadi sangat mungkin mikroplastik akan berpindah ke rantai makanan. Bahkan bisa masuk ke tubuh manusia dengan mengonsumsi hewan laut yang sudah terkontaminasi mikroplastik. Bahkan sudah ada beberapa kasus yang membuktikan adanya mikroplastik dalam tubuh manusia.
Salah satu tindakan yang dapat kita lakukan adalah dengan berpartisipasi dalam kegiatan bersih pantai, mengontrol penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari, dan mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurangi sampah plastik.

 

Sumber: Mardiyana, M., & Kristiningsih, A. (2020). Dampak Pencemaran Mikroplastik di Ekosistem Laut terhadap Zooplankton. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 2(1), 29-36.

Menu